Senin, 10 Oktober 2011
Teringat,,beberapa hari lalu ku buka wall mu dan ku download file share lagumu,,dari judulnya langsung bisa kurasakan kedalaman maknanya. Maka kusempatkan kini untuk mendengarnya. Baru hanya terlantun satu bait pertama, airmataku sudah mulai menetes,,betapa kata-kata itu mengekspresikan kerinduan yang juga kurasakan selama ini. Berat memang, tapi terus kuingat kata-katamu, kita memang lebih baik berpisah untuk kebaikan diriku sendiri. Kisah kita terlalu sulit untuk terus dijalani dan terlalu banyak yang harus dikorbankan. Meski aku tak mau, meski hatiku terus perih tersayat menahan keinginan berlari kepadamu, aku akan terus berusaha, dengan penuh doa, bahwa aku akan baik-baik saja tanpamu, bahwa aku lebih baik tanpamu. Meski aku harus membohongi hatiku sendiri, meski malam-malamku masih diisi kenanganmu. Kenyerian yang kurasa tak sedikit pun berubah seperti saat pertama kali kita berpisah,,dan getaran rasa ini pun masih sama ketika mengingat perjalanan kita untuk pertama kali. Semua tak berubah, aku mengenangmu dengan indah. Aku tak akan terburu-buru untuk mencari penggantimu, karena tak semudah itu tempatmu di hatiku digantikan orang lain. Maafkan aku karena tak bisa memaksa hatiku untuk orang lain. Maafkan aku masih menyimpan rasa ini untukmu. Maafkan kelemahanku. Kusadari, Tuhan kadang menciptakan dua orang saling mencinta tanpa bisa memiliki. Tapi harus kuyakini, rencana-Nya adalah yang terindah. Dan engkau adalah bagian dari rencana-Nya yang indah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar